Kisah Sosok Perempuan Perkasa

Pernahkah Anda berkunjung di kota Ngawi? Bila pernah, tahukah Anda di mana letak Stasiun Paron? Tahukah Anda bahwa dari kesibukan stasiun tersebut kemudian mengilhami sebuah puisi besar? PEREMPUAN-PEREMPUAN PERKASA (Hartoyo Andangjaya) Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, dari manakah mereka ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga sebelum … Baca lebih lanjut

Jante Arkidam: Kisah Lolosnya Seorang Preman Buronan

Pernah suatu kali dalam sebuah perkuliahan, teman saya ditugasi untuk membacakan puisi Jante Arkidam oleh seorang dosen saya yang telah bertitel profesor. Ketika sampai pada bait, “Aku, akulah Jante Arkidam/Siapa berani melangkah kutigas tubuhnya/Batang pisang,/Tajam tanganku lelancip gobang/Telah kulipat rujibesi,” tiba-tiba Bapak dosen pun menyuruh dia untuk mengulangi pembacaannya. “Ulangi, harus lebih garang!” Dan ketika … Baca lebih lanjut

Lebih Dalam Menyelami Puisi

Apresiasi puisi adalah sebuah aktivitas yang boleh dibilang rumit bagi mayoritas orang. Cukup beralasan memang, karena pada dasarnya setiap puisi adalah multiinterpretasi. Tergantung siapa pembacanya. Atas dasar itulah maka kita tak bisa sekonyong-konyong menyalahkan perbedaan interpretasi dari orang lain. Nah, dalam kesempatan ini, setelah lama saya tidak mengulas tentang satu puisi maka saya mengajak Anda … Baca lebih lanjut

Siswa SMP Bisa Menulis Puisi Bebas, Anda?

Pada postingan kemarin saya berhasil mencuri-curi waktu untuk memperbarui blog ini dengan pengalaman saya ketika plesir ke pantai utara yang cenderung tenang bila dibandingkan dengan pantai selatan pulau Jawa. Ini membuktikan bahwa aktivitas menulis tak selalu menyita banyak waktu. Toh, menulis pun bukan termasuk aktivitas membuang waktu. Nah, pada kesempatan ini saya pun kembali mencuri … Baca lebih lanjut

Rendra dan Balada Terbaiknya

Rendra adalah sastrawan yang mungkin akan selalu kukenal dari tulisannya. Mau bagaimana lagi, hingga akhir hayat beliau, aku tak pernah sedetik pun berbincang dan bertatap muka dengannya secara langsung. Berbeda dengan semua sastrawan, aku sangat menggandrungi Rendra. Dialah sosok serba bisa. Dan aku semakin jatuh hati ketika membaca bait demi bait balada terbaiknya. Bahkan balada … Baca lebih lanjut

Goenawan Mohamad dan Asmaradana (Sebuah Renungan Kehidupan)

Jika ditanya apakah saya suka puisi maka akan saya jawab suka banget. Kadang saya bisa terdiam, tertawa, marah, atau bahkan menangis hanya kerena sebuah puisi. Apakah yang menarik dari kumpulan kata yang terserak itu? Esensi apa yang terkandung dari gabungan kata demi kata yang kadang sulit untuk dipahami itu? Untuk menjawab pertanyaan itu, pada artikel … Baca lebih lanjut