Tiga Sastrawan dan Membaca Indonesia

Ah iya, tiba-tiba saya baru teringat ….

Awalnya, saya hendak menulis artikel tentang sosok penyair yang bernama Sosiawan Leak. Anda mengenalnya? Dia adalah sedikit dari beberapa sastrawan Indonesia yang berhasil dikenal dunia karena prestasinya dalam dunia sastra. Bahkan, sastrawan berambut gondrong ini pernah menjadi pembicara tamu di Universitas Hamburg dan Universitas Passau, Jerman.

Nah, di tengah ketika saya hendak mencari bahan untuk tulisan tersebut, tiba-tiba saya teringat dengan sebuah pementasan. Tepatnya ketika tahun 2006. Pada tahun tersebut (saya lupa tanggal dan bulannya), Leak bersama Dorothea Rosa Herliany dan Martin Jankowski ( penyair Jerman) mengadakan pentas pembacaan puisi “Membaca Indonesia.” Acara tersebut diadakan di Wisma Seni Surakarta selepas waktu Isya.

Satu hal yang cukup membuat saya penasaran untuk menghadiri acara tersebut adalah karena antologi puisi yang berjudul Membaca Indonesia itu adalah karya Martin yang notabene adalah seorang sastrawan kewarganegaraan Jerman. Entah nantinya seperti apakah pentas pembacaan puisi tersebut. Apakah akan disajikan dalam dua bahasa?

Dan ternyata memang benar! Pada saat pementasan berlangsung, ternyata ada pendeklamasian puisi dalam dua bahasa. Entah bagaimana cara menceritakan pementasan ini kepada Anda. Yang jelas, Martin membacakan puisinya yang berbahasa Jerman, sedangkan Rosa dan Leak mendeklamasikannya dalam versi bahasa Indonesia. Mereka saling bersahut-sahutan sehingga memunculkan semacam sihir yang menyihir para penonton untuk tercengang.

Tiap sebelum dan sesudah pembacaan puisi, ada semacam selingan diskusi yang disampaikan oleh mereka bertiga. Kebanyakan mereka bercerita tentang isi dari puisi yang hendak atau telah mereka baca.

Ah, sudah 4 tahun berjalan. Hampir saja saya melupakannya. Mungkin bagi teman-teman yang kebetulan juga menontonnya, ada yang ingin ditambahkan?

___________

Foto di atas adalah salah satu aksi pendeklamasian puisi dalam pementasan Membaca Indonesia, tapi tidak di Solo karena seingat saya setting panggung di Solo tidak seperti itu. Foto saya ambil dari akun facebook Sosiawan Leak.

Nuwun sewu mas Leak, foto di atas saya ambil (tanpa izin) dari akun facebook panjenengan. Sebenarnya saya hendak minta izin, tapi entah kenapa kok komputer saya tidak bisa meng-aprove komentar di facebook.

Comments
One Response to “Tiga Sastrawan dan Membaca Indonesia”
  1. melly mengatakan:

    jadi pengen baca puisi2 mereka

    karya2 mereka ada banyak mbak dan insya Allah mudah dicari kok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: