Diskusi Bahasa dan Sastra Yuk

Dalam beberapa hari ini secara jujur harus saya akui bahwa saya merasa kehilangan semangat untuk menulis dan ngeblog. Entah karena apa, saya tak tahu. Bahkan untuk sekadar blogwalking yang seharusnya menjadi rutinitas pun malas saya lakukan. Tentunya kondisi ini tak bisa saya biarkan begitu saja. Tercatat beberapa tindakan telah saya lakukan, tapi tak juga memberikan dampak yang signifikan.

Kondisi itu terus berlanjut hingga pada suatu hari ada seorang rekan mengajak berdiskusi perihal penelitiannya. Tiba-tiba, saya jadi sedikit terpacu kembali. Berawal dari diskusi itu kemudian saya mulai membuka kembali memori perkuliahan yang pernah saya ikuti untuk kemudian saya sampaikan sebatas apa yang saya ketahui.

Nah, tampaknya pengalaman nyata di atas layak untuk diterapkan di dunia maya ini. Tentunya Anda pernah mengalami permasalahan perihal memahami bahasa dan sastra Indonesia. Maka dari itu, daripada bingung kenapa tidak Anda sampaikan permasalahan Anda di sini untuk kemudian akan kita bahas bersama. Sekali lagi, kita bahas bersama, karena saya sendiri masih dalam tahap belajar.

Ketentuan:

1. Sampaikan permasalahan Anda yang berkenaan dengan bahasa dan sastra Indonesia. Selain itu, tidak dilayani karena bukan kompetensi saya.

2. Sampaikan pula latar belakang mengapa Anda merasa kesulitan.

______________

Contoh keluhan:

Tolong jelaskan bagaimana cara membedakan antara kata depan di dan awalan di-, karena saya kesulitan dalam membedakannya dalam setiap menulis artikel di blog.

***

Foto diambil dari dokumentasi pribadi, bukan jepretan Nandi.

Comments
9 Responses to “Diskusi Bahasa dan Sastra Yuk”
  1. nh18 mengatakan:

    Saya mau memberikan stimulus Mas …

    Sebetulnya perbedaan mendasar antara : Gurindam – Pantun – Seloka – dan Puisi itu apa ya Mas …?
    saya suka penasaran …
    untuk sementara ini … saya hanya berfikiran Gurindam-Pantun-Seloka itu tradisional … sedangkan Puisi itu modern …(nggak pake aturan irama akhiran)

    salam saya

    _________
    masdeewee njawab:
    gayung langsung bersambut…. terima kasih pak.

  2. nakjaDimande mengatakan:

    masalah : Penggunaaan awalan huruf besar pada judul artikel

    latar belakang : masih bingung, misalnya judul : Kamu Cantik dengan Jilbab
    huruf D pada kata ‘dengan’ itu huruf besar atau kecil?

    makaciy mas Andi.

    _________
    masdeewee njawab:
    terima kasih bundo….

  3. yustha tt mengatakan:

    anu mas..tentang peribahasa, pepatah, trus apalagi yang semacam itu tu bedanya apa ya mas?

    ________
    masdeewee njawab:
    oke… terima kasih mbak…

  4. kyaine mengatakan:

    dalam kalimat bahasa indonesia sering dijumpai istilah asing, baik dari bahasa mancanegara atau bahasa daerah.
    ada bbrp gaya yang masih membuat saya bingung, kata/istilah asing itu ditulis dng huruf miring, diberi tanda petik, atau memberikan artinya dengan tanda kurung. mana yg tepat?

    _______
    masdeewee njawab:
    yak… satu lagi pertanyaan tentang bahasa… terima kasih pak gus

  5. setyantocahyo mengatakan:

    nyambung pertanyaan bang nh18 , satu lagi yaitu : prosa.. itu yang gimana bentuknya..?

    _________
    masdeewee njawab:
    kali ini tentang genre dalam sastra nih… terima kasih pak cahyo

  6. Irawan mengatakan:

    numpang mejeng dan memantau perkembangannya

    ________
    masdeewee njawab:
    weleh… ndak sekalian nambah pertanyaan mas…😉

  7. darahbiroe mengatakan:

    hikz
    aku bahasa dapt berapa yaw
    bahasaku semrawut
    klo menulis artikel
    hehehe😀

  8. arif mengatakan:

    ini sekedar mengulang pertanyaan saya kang😀
    sebenarnya bagaimana peta sastra indonesia? klo dulu seingat saya di sma ya tentang angkatan 45,60 an sampai sekarang angkatan berapa yah? bingung saya..heheh, klo novel2 baru punya habiburrahman, dee, tasaro GK, andrea hirata itu juga termasuk dalam golongan apa?hehehe..nuwun nggih

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Sini pada ngumpul, nenek mau cerita #tiba2jaditua. Masih ingat kan pepatah/peribahasa/kata mutiara (masdeewee, tlg jelaskan perbedaannya!) yg bunyinya: “don’t judge a book by its cover”? Nah, […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: