Risalah yang Masih Terekam

castaway 2

“Dulu, saya pinter ngaji lho mas. Saya selalu ikut lomba antar-TPA, dan selalu mendapat peringkat,” kata ibu di depanku.

Kejadian itu cukup lama, tapi sekarang tiba-tiba teringat lagi. Ketika itu pada suatu siang, saya tengah melakukan kunjungan ke rumah wali santri TPA. Kunjungan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan belajar santri.

Semua ini bermula dari masjid dekat kos. Kebetulan di sana ada kegiatan TPA dan ketika itu membutuhkan tenaga pengajar. Dan jadilah saya dan beberapa teman menjadi ustad tembakan (bahasa jawanya pocokan), padahal belum pernah sekalipun saya mengenyam pelajaran di sekolah agama.

Siang itu, sampailah saya di sebuah rumah. Setelah dipersilakan masuk, seperti biasa, saya awali dengan berbasa-basi sebagai pembuka percakapan.

Ibu yang berada di depanku sebenarnya cukup terkenal. Ya, karena dia adalah seorang biduan. Konon katanya, tiap naik pentas selalu saja bisa menyuguhkan goyangan erotis. Entah kualitas suaranya, karena tiap saya dengar kasak-kusus selalu saja tentang goyangannya. Lantas di tengah perbincangan, keluarlah ucapan di atas dari mulutnya.

Sungguh ironis. Ketika kecil, dia jagoan mengaji tapi setelah besar jagoan menari erotis. Dua kubu yang sangat bertolak belakang. Tapi, inilah kenyataan. Dan inilah yang membuatku mulai khawatir.

Catatan harianku

Surakarta,Β Β  April 2009

(maaf kalau gambar tidak sesuai … mohon maklum narsisnya lagi kumat)

Comments
10 Responses to “Risalah yang Masih Terekam”
  1. kyaine mengatakan:

    seperti fotonya, selalu bertolak belakang..wong sll keliatan punggungnya doang… he..he…

    _______
    masdeewee njawab:
    lhadalah OOT yang sangat menohokku….πŸ˜€

  2. nakjaDimande mengatakan:

    yang motret pasti si biduan itu?πŸ˜›

    oya mas jante makasih yaa udah dua hari jagain LJ,
    kalo bisa tambah 5 hari ke depan, boleh mas?

    _________
    masdeewee njawab:
    badhala… beneran apa becanda nih bun? jadi penjaga gawang? eh penjaga ladang sampe 5 hari lagi???

  3. Abu Ghalib mengatakan:

    wah, ngei juga ya kisahnya
    padahal saat amal dihisap yang diperhitungkan kan yang terakhir ya?

    eniwei, kok potonya dari belakang melulu?
    kayaknya mas kudu belajar sama om nh, bagaimana narsis yg elekhanπŸ˜€

    salam ddari kota daeng
    selamat berlibur

    ________
    masdeewee njawab:
    mending jadi mantan biduan daripada mantan santri ya mas….

    wooo boleh dibilang kami berdua berbeda mazhab dalam masalah ini mas. menurut kami, dengan punggung bisa menjadi media narsistik yg eiylekhan. tokoh yg semazhab dengan saya adalah pak mandor dan banyak tokoh lainnya. tapi meski demikian kami tidak terlalu ekstrem sehingga terkadang kami dalam beberapa kesempatan menampakkan muka ketika dipoto. contoh, poto KTP.

    (hayah iki mbahas opo to….)πŸ˜†

  4. yustha tt mengatakan:

    Tanya kenapa?

    _________
    masdeewee njawab:
    tanyaken napa…πŸ˜€

  5. nurrahman mengatakan:

    begitu mudah ya hati manusia terbolak-balik

    _______
    masdeewee njawab:
    maka dari itu kita disunahkan berdoa kepada Allah untuk selalu ditetapkan hati kita di atas kebenaran. sudah pada tau doanya kan?

    (halah kayak ngajar adik2 TPA aja)

  6. nh18 mengatakan:

    Coba di pasang foto sang biduan itu Mas …

    Yang jelas …
    saya tidak bisa berkomentar apa-apa …
    seharusnya …
    yang saya tau … Biduan itu modalnya adalah suara dan penghayatannya …
    dan itu tidak perlu diejawantahkan kedalam goyangan yang seperti itu …

    Salam saya

    ________
    masdeewee njawab:
    mungkin, karena itu adalah permintaan pasar pak.

  7. bluethunderheart mengatakan:

    ini seperti kisah blue juga kawan
    dulu blkue itu seorang ikhwan yg bersahaja tetapi sekarang blue seperti kebanyakan yg lain saja dah kenal mall,bioskop dll……………ironis…….heheh
    salam hangat dari blue

    ________
    masdeewee njawab:
    tapi masih terus mengaji, memegang kaidah agamanya, selalu mengamalkan amalan sunah, beramar makruf nahi munkar, dll.πŸ˜‰

    salam kenal juga mas blue, dan terima kasih atas kunjungannya.

  8. seorang4ku mengatakan:

    demi sesuap nasi dan segenggam berlian
    *alasan klasik ya*

    __________
    masdeewee njawab:
    padahal setiap manusia pasti akan mendapat ujian

  9. ralarash mengatakan:

    wah.. kacau tuh ibu2..

    ________
    masdeewee njawab:
    tapi bisa menjadi pelajaran bagi kita mbak….

  10. setyantocahyo mengatakan:

    sekarang pilih mana?
    bekas santri apa bekas biduan…hehe…..intermezo mas

    salam kenal mas..
    tuker link ya..
    thanks.

    __________
    masdeewee njawab:
    intermezo yg sarat dengan renungan pak….
    link sudah saya masukkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: