Ngimpi karena Gaji

Le, katanya mau ada kenaikan gaji. Jadi, besok kalau gaji bapak naik, tak belikan PSP, Le. Balas si Panjul anak juragan beras itu yang suka pamer.

Bune, akhirnya kalung liontin impianmu yang sering kamu pandangi di toko emas itu bisa kau miliki. Biar si Minah bakul sate itu berhenti menghinamu.

Nduk, jangan kuatir. Besok, kamu bisa pake bedak dan lipstik mahal buatan eropah. Biar si Nana bunga desa itu jadi punya saingan.

Hahahaha… dengan kenaikan gaji ini, kita sekeluarga bisa gampang plesir ke Amrik. Ketemu wong Londo dan poto bareng sama mereka.

Hahahaha… ayo segera ganti pakaian. Kita rayakan kenaikan gaji ini dengan makan-makan di restoran Itali.

Sekarang tinggal satu permasalahan…. Cuma permasalahan kecil sih. Gimana caranya bapakmu ini jadi pejabat.

Oalah pakne-pakne, uwis tho rasah ngimpi…

Lebih baik kamu tetep jadi tukang tambal ban saja pakne…

Banyak pelangganmu yang berterima kasih karena jasamu.

Banyak orang yang sudah kamu tolong karena keahlianmu.

Nek masalah si Panjul, Minah, Nana … mbok wis ben to, biarin.

Yang penting kan kita masih bisa makan, anak-anak masih bisa lancar sekolah.

Dan aku, bojomu ini, masih bisa jualan nasi dan kerja jadi buruh laundry.

Comments
9 Responses to “Ngimpi karena Gaji”
  1. nurrahman18 mengatakan:

    terkadang kebahagiaan itu adalah kesederhanaan🙂

  2. kyaine mengatakan:

    klo pas ada kenaikan gaji di kantor saya, selisihnya nggak nutut juga mas. lha piye, wong persentase kenaikannya nggak sebanding dng kenaikan harga2 sembako yg melambungnya sundul langit gitu

  3. nakjaDimande mengatakan:

    mas, sang istri tsb pasti makan sekolahan tinggi banget yach.. karena sudah paham bahwa hanya orang bodoh-lah yang meletakkan kebahagiaan pada materi.

  4. sauskecap mengatakan:

    waduh ini bukan sekedar ngimpi… tapi ngarep…

  5. greengrinn mengatakan:

    Ini harapan orang tuaku =3

  6. wibisono mengatakan:

    bukan kekayaan tapi kebahagiaan.. tapi kekayaan merupakan salah satu alat untuk kebahagiaan.. hehe

  7. aldy mengatakan:

    Berbahagialah orang yang memiliki istri penuh pengertian seperti itu, walau saya yakin tidak dibutuhkan pendidikan yang terlalu tinggi untuk menjadi istri yang penuh pengertian.
    Salam Kenal. Mas.

  8. Indo Hijau mengatakan:

    Janganlah jadi pejabat karena kecenderungannya akan menjadi penjahat (haaah ???? )

  9. sunarnosahlan mengatakan:

    jualan nasi dan laundry sekarang lebih menjanjikan daripada ngarep-arep dadi pejabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: