Cermin Bagi Pemimpin

Dalam sejarah tercatat bahwa dahulu ketika masa kekhalifahan Umar bin Khatab pernah terjadi krisis ekonomi yang berkepanjangan. Ketika itu, dijelaskan bahwa banyak manusia dan hewan yang mati karena kejadian tersebut. Tahun tersebut dikenal dengan Tahun Ramadah. Lantas apa yang dilakukan oleh Sang Khalifah ketika itu?

Yang jelas, beliau tidak cari pinjaman fresh money ke IMF atau bahkan melakukan kunjungan kerja ke negeri yang kaya. Pada masa-masa sulit tersebut, beliau hanya mengonsumsi minyak dan cuka sebagai makanan sehari-harinya. Tidak tanggung-tanggung, beliau tetap melakukan “aksi” tersebut hingga fakir miskin mampu membeli makanan. Padahal krisis tersebut terjadi tidak dalam hitungan hari atau minggu.

Tentunya sangat ironis bila dibayangkan. Bagaimana mungkin seorang pemimpin dunia justru hidupnya seperti itu. Pertanyaannya, bisakah pemimpin kita mengambil teladan dari langkah beliau?

Baru-baru ini pemerintahan Indonesia telah berganti penampilan. Para pejabat yang tadinya mengemban amanah untuk mengatur negara kini telah berganti dengan wajah-wajah baru dan sebagian kecil wajah lama. Ada yang yang bersuka cita, ada yang gembira, ada yang bersyukur, tapi jarang ada yang menangis sedih karena takut atas tanggung jawabnya.

Terlepas dari ekspresi mereka, tampaknya perlu kiranya para pemimpin bercermin pada tokoh yang bergelar Al-Faruq (Sang Pembeda) ini. Sadarlah bahwa tugas yang Anda emban sangatlah berat.

Begitu pula kepada para wakil rakyat. Dalam hal ini saya kembali teringat dengan sebuah tulisan karya mendiang Harry Rusli yang kurang lebih mengatakan bahwa sudah jamak diketahui bahwa gaji seseorang pasti lebih tinggi dibanding dengan gaji wakilnya. Buktinya, gaji presiden tentunya lebih tinggi dibanding dengan gaji wakil presiden. Namun, bagaimana dengan gaji rakyat? Lebih tinggikah dibandingkan dengan gaji wakil rakyat?

Pada akhirnya, saya yang wong cilik ini nggak bisa banyak berpesan kepada Anda. Namun, dalam kesempatan ini perlu kiranya Anda membaca cuplikan nasihat panjang Khalifah Ali bin Abu Thalib berikut ini:

“Ambillah pelajaran ini dariku. Aku datang ke negeri ini laksana semut kecil lalu Allah karuniakan kepadaku nikmat yang demikian besar ini. Maka berjalanlah seperti apa yang aku lakukan. Bekerjalah kamu untuk meninggikan agama Allah dan hormatilah ahlinya. Janganlah kamu menghambur-hamburkan harta negara dalam foya-foya dan senang-senang atau kamu pergunakan lebih dari yang sewajarnya. Sebab, itu semua merupakan penyebab utama kehancuran.”

Comments
6 Responses to “Cermin Bagi Pemimpin”
  1. nurrahman18 mengatakan:

    mungkin yg sekarang pada mengatasnamakan “pemimpin bangsa utk kemakmuran rakyat” atau “merasa bisa mewakili rakyat” lebih memandang bahwa amanat sebagai pemimpin adalah sebagai pekerjaan “atas nama bisnis”…..mungkin prinsipnya “berapa yg saya dapat harus sama dengan berapa yg usaha saya”

    ______________
    masdeewee njawab:
    ya walo itu namanya pekerjaan mereka, tapi kan ya tetep kudu ada profesionalisme…. harus ada kredibilitas juga…. harus bisa membedakan mana hak dan mana kewajiban….

  2. Billy Koesoemadinata mengatakan:

    ya kalo pemimpin jaman sekarang cuman ngonsumsi minyak & cuka aja sih, sebentar juga udah pengsan..πŸ˜›

    ____________
    masdeewee njawab:
    yg diteladani kan gak cuma itu aja mas…πŸ˜‰

  3. KangBoed mengatakan:

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR

    MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

    SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

    SALAM SAYANG SELALU

    _____________
    masdeewee njawab:
    terima kasih atas kehadirannya….πŸ™‚

  4. KangBoed mengatakan:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    β€˜tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    ____________
    masdeewee njawab:
    ai lop yu pul tu….πŸ˜€

  5. wibisono mengatakan:

    Sekarang pemimpin berbeda dari pemimpin2 terdahulu…

    ____________
    masdeewee njawab:
    iya mas… kalo sama mulu malah medeni no….πŸ˜€

  6. the bunglon's mengatakan:

    norma-norma moral sudah mulai tergeser…
    pemimpin sekarang beda banget dengan pemimpin terdahulu…

    ____________
    masdeewee njawab:
    betul bung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: