Ponari dan Batu Bertuah

Beberapa hari ini kita tentunya sering mendengar berita tentang kesaktian seorang anak yang konon dapat menyembuhkan berbagai penyakit dengan cara mencelupkan sebuah batu ke dalam segelas air. Entah manjur atau tidak, tampaknya hari demi hari praktik pengobatan alternatif itu semakin banyak dikunjungi oleh para pesakit yang mencari kesembuhan. Hingga suatu ketika terjadilah kericuhan yang memakan korban luka-luka sehingga dengan sangat terpaksa praktik pengobatan itu harus ditutup.

Lantas pertanyaannya, siapa yang sakti? Si kecil Ponarikah? Atau sebuah batu kecil yang katanya bertuah? Inilah pertanyaan yang sering membayang di pikiranku (halah). Seandainya yang sakti adalah si anak, kenapa dia tidak pernah lepas dari batunya? Dan seandainya yang sakti batunya, kenapa pertikaian yang terjadi itu justru memperebutkan Ponari?

Jika kita memikirkan fenomena ini, tentunya kita akan kembali teringat dengan keadaan masyarakat di sekitar kita. Masyarakat yang menurut saya masih “kurang” bisa berpikir kritis. Masyarakat yang bisa langsung percaya dengan sebuah kata kunci, “Katanya.” Masyarakat yang kurang bisa memandang sesuatu dari sudut ilmiah dan masuk akal. Dan masyarakat yang selalu mengagungkan klenik dengan alasan luhur, warisan nenek moyang.

Fenomena yang hampir mirip dengan kasus Ponari ini sebenarnya sering terjadi di Indonesia. Kita ambil contoh di Surakarta. Di kota tersebut terdapatlah satu kyai yang sangat disegani oleh masyarakat. Bahkan karena saking dihormatinya, konon katanya kotoran sang kyai bisa jadi rebutan. Padahal kyai tersebut adalah seekor kerbau. Moooooooh…. Pertanyaannya, sebenarnya mana yang sakti? Β Sang kyai atau kotorannya? (Tu kyai bisa ngajar ngaji nggak ya????)

Di dalam ilmu kedokteran (kata pak mantri) kita mengenal adanya sugesti. Walau belum terbukti secara ilmiah, namun kekuatan sugesti itu telah terbukti dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kesembuhan seorang pasien. Oleh karena itu, kita sering mendengar, “Wah aku nek nang dokter kuwi ra cocok.” Padahal obat yang diberikan antara satu dokter dengan dokter lainnya sama. Pertanyaannya, mungkinkah hal ini juga terjadi dalam kasus Ponari dan kasus-kasus lainnya?

Silakan Anda jawab sendiri pertanyaan-pertanyaan di atas. Yang jelas, saya nggak mau ambil pusing dengan fenonema di atas. Wong saya tu sarjana pendidikan bahasa Indonesia yang dicetak untuk menjadi guru bahasa Indonesia (walau sekarang belum jadi guru).

Tapi, kalaupun tetap disuruh njawab, ya tak jawab, “Yah, mungkin itulah Indonesia. Walau di mana-mana bertebaran profesor dan para ahli, tapi nyatanya film BOX OFFICE yang selalu menghiasi gedung bioskop kita ya seperti, Jelangkung, Hantu Jeruk Purut, Bangku Gosong eh Kosong, Kuntilanak, Kuntilanak 2, Kuntilanak Beranak (kawin sama sapa ya? laki mana yang mau kawin sama dia??? Ups, ampun Bu Kuntil), dsb.

Masyarakat kita sudah terlalu sering disuguhi klenik, sehingga otak nalarnya jadi jarang digunakan. Terkadang sesuatu yang nalar dan benar dianggap salah, tapi sesuatu yang kebetulan dan dibumbui dengan kata kunci “Katanya” bisa dianggap benar dan lebih masuk akal.”

“Ha wong ngomonge lik Dalkijo mau, langsung mari bar ngombe banyune Ponari.” Nek wis ngene piye jal???

Comments
15 Responses to “Ponari dan Batu Bertuah”
  1. M Shodiq Mustika mengatakan:

    syukur lah kalau ada yang bisa sembuh. aku ikut seneng, tapi ingat kesembuhan itu hanya dari Allah, ponari ada perantaranya saja

    _________
    masdeewee njawab:
    Wih blogku dikunjungi penulis handal!!!!!
    Selamat datang di blog pribadiku ini, pak Shodiq.

    Lha kan “katanya”, pak…πŸ™‚
    Salam kenal…

  2. banjari mengatakan:

    inikah potret dunia medis yang kini super mahal dan menjadi momok masyarakat indonesia? ponari telah menorehkan cerita eksklusif, bahwa masyarakat sudak tak punya sugesti dan mistik lagi terhadap obat-obatan medis yang katanya ilmiah/rasional. dokter pun semakin tak dapat dipercaya sebagian masyarakat indonesia karena ongkos berobat sangat mahal. Sementara kalo berobat ke ponari hanya ribuan rupiah saja.

    __________
    masdeewee njawab:
    ya…. mungkin saja mas….πŸ™‚

  3. Billy Koesoemadinata mengatakan:

    huahahaha.. judulnya sama kaya’ yang saya tulis di plurk kemaren.. ponari & batu bertuah..
    –> saingan harry potter nih mas,,πŸ˜‰

    ____________
    masdeewee njawab:
    Walah… sama to? Aku nggak nirun lho ya.πŸ™‚

  4. nurrahman18 mengatakan:

    kok di tv2 dan media jarang yang mengulas “kisah sembuh para pencari kesembuhan dukun ponari” ya???? jarang, jarang banget….media kdg gt?! he he he

    __________
    masdeewee njawab:
    Tar kalo diulas, aku bisa kecantol ikut berobat mas.πŸ˜€

  5. vitri mengatakan:

    (lucuu ..) hehe ..
    sekilas aku baca judulnya, lagi- lagi bahas ponari, lagi ngetren memang .. tapi kok ini laen ya ..
    ndagel buanget ..ringan bahasanya, jadi enak di baca ..siip deh pokoknya ..

    _________
    masdeewee njawab:
    Mbak, njenengan nggak tak bayar buat ngumbul-ngumbulke aku lho yaπŸ˜€

  6. vitri mengatakan:

    dan menanggapi pertanyaan2 dari penulisnya, memang itulah namanya “Indonesia” ..
    kalau g pakai ilmu klenik buat hidup kayak nggak hidup ..
    Terus kalau masalah yang sakti siapa, sudah pasti donk yang sakti adalah Yang membuat Ponari bisa menyembuhkan banyak orang itu ..

    __________
    masdeewee njawab:
    Yang jelas yang sekti nggak batunya toπŸ™‚

  7. bonex mengatakan:

    ngejross bro…, mestinya dokter-dokter itu mau memberikan konsultasi gratis dulu, bagaimana supaya pasien punya sugesti untuk sembuh ketika berobat ke dokter. Kenyataannya bukan sugesti sembuh saat pergi ke dokter, tapi bayang-bayang buram ongkos dokter yang bikin mumet ubun-ubun. Terlepas sembuh nggak sembuh, karena kesembuhan datang dari Allah, yang penting murah.

    Adanya Ponari merupakan wujud potret buram dan kemunduran para penguasa, yang ternyata tak mampu menyehatkan dan mensejahterakan rakyatnya. Di isin-isin negara tetangga coy….., salut ponari dech..

    __________
    masdeewee njawab:
    Jadi yang disalahken sapa ya mas bonex?

  8. masiqbal mengatakan:

    saya pribadi tidak percaya dengan pengobatan yang dilakukan oleh Ponari, masak dengan air yang dicelupin oleh batunya ponari bisa menyebuhkan berbagai penyakit?πŸ˜€ tidak masuk akal…

    ___________
    masdeewee njawab:
    lha itu PR kita, menyadarkan umat nek mereka mung dindobosi tokπŸ™‚

  9. grubik mengatakan:

    yo ngene iki mas pancen kahanane dewe…

    __________
    masdeewee njawab:
    mas, aku nggak ngrasani gambar kebomu lho yaπŸ˜€
    Selamat datang mas Grubik alias mas Heru.

  10. nurannisaa7 mengatakan:

    @masiqbal,
    sepakat..
    emang tidak logis skali, kalo saya rasa sih, yang sebenernya menyembuhkan penyakit orang yang katanya sakit tuh adalah sebuah sugesti yang muncul sangat kuat sekali..

    bedewe, mas deewee..
    salam kenal yah..

    nurannisaa7.co.nr

    ___________
    masdeewee njawab:
    wah blogku dikunjungi sama mbak-mbak nih. yah ginilah blognya lelaki mbak, semrawut.πŸ˜€ salam kenal balik, mbak…
    tapi walo nggak logis, kok ya payu ya mbak?????

  11. zay ariefz mengatakan:

    Wah, partai aja belum tentu bisa mengumpulkan orang sebanyak itu dalam waktu yang relatif singkat.
    Memang masih banyak orang yang masih percaya dengan keajaiban atau hal2 yang mistik.

    http://www.ariefz45.co.nr

    ___________
    masdeewee njawab:
    mas, komentare njenengan tadi ternyata ditahan mas Satspam tapi tenang aja, udah tak sogok kok mas. pokoke lancar….πŸ˜€
    kalo gitu, buat partai klenik yuk mas…πŸ˜€
    salam kenal, mas.

  12. boeding mengatakan:

    Ponari…selebtis pendatang baru

    ____________
    masdeewee njawab:
    iya mas, juara dukun idol 2009πŸ˜€

  13. isnanto mengatakan:

    wis ora percoyo babarblas……. orang2 tersebut berbondong bondong krn :
    1. rasa ingin tau nya tinggi
    2. nyoba-nyoba… siapa tau emang bertuah
    3. murah… cuma Rp 5000 krn isunya bisa nyembuhin orang lumpuh etc
    4. udh nggak rasional lagi
    5. pengeen nonton … orang-orang yang nonton
    6. …. silahken diisi sendiri ya

    __________
    masdeewee njawab:
    waduh waduh sabar mas….
    6. pingin masuk tipi
    7. pingin mbuwang duit
    8. yg jelas gak pingin ketemu masdeewee dan mas isnanto
    9. dllπŸ˜€

  14. bagas mengatakan:

    wah aku telat ki, ning ra papa yo mas deewee.
    Aku klop sama kang banjari, tul kang.
    nglihat fenomena Ponari, dokter2 itu pada merasa berdosa ga ya. Katanya obat dokter dihasilkan dari riset ilmiah (embuh ding), jadi ya mesti rasional banget, alias bisa nyembuhkan gitu. Tapi giliran bayar kok ga rasional banget ya ….. Apa karena kita ini miskin jadi ga kuat bayar dokter, ato … pelit ya …. Ah… pokok e bayar dokter emang mahal, tapi ponari dan pasiennya juga ngawur. Sdh ah …entar kebanyakan komen lagi.

    _____________
    masdeewee njawab:
    waaah mas bagas…. apa mas bagas ini? hehehe
    btw (halah), kok malah dokter jadi kambing hitam sih? kasian…
    tapi ya kalo dipikir2 bener juga….

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] Ponari dan Batu Bertuah Share and […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: