Sajak Hujan

Simfoni Rindu Simfoni Hujan

Setelah lama kuterjebak di siang yang penat

Malam ini di sela rintik hujan,

kembali kudengar senandung cinta

yang tlah lama tidak kudengar

>

Entah kenapa cinta ini kembali menghangat

di saat dinginnya hujan

seperti saat ini

_________________

Hujan

Hujan

>

Hujan kembali turun
menandakan bahwa
bulan hujan telah datang

>

Angin kembali bertiup
dengan bebas
sesekali mengganas

>

Ketika itu, mentari yang terik
mulai tergantikan
dengan mega yang gelap

Comments
4 Responses to “Sajak Hujan”
  1. vitriya mengatakan:

    Bagus mas sajak2nya, tapi mana dong puisinya?
    Di tunggu ya ..
    Semoga bisa jadi penulis terkenal .. amiin ..

    • masdeewee mengatakan:

      Puisi sama sajak kan setali tiga uang, mbak. Sajak tu gubahan sastra yg berbentuk puisi.🙂
      Hehehe amiiin.
      Mbak vitri juga, moga bisa jadi penulis terkenal…

  2. yustha tt mengatakan:

    saya juga punya puisi berjudul sama: Sajak Hujan, hanya sj tidak sy posting di blog, sy post di fb…

  3. dear mengatakan:

    like this….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: